Penerapan Model Spiral dalam Aplikasi Dinamik ERP

Model Pengembangan Perangkat Lunak

Dalam mengembangkan perangkat lunak dikenal berbagai macam model atau tipe pengembangannya, waterfall, Spiral, Incremental, V ataupun Protoype. Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangannya. Sebuah model pengembangan perangkat lunak sangat dipengaruhi dengan product dan tingkatan skala itu sendiri
Pada artikel ini kami akan memaparkan penerapan Model Spiral dalam sebuah aplikasi Dinamik ERP, Model Pengembangan Spiral merupakan sebuah model campuran antara waterfall dan prototype, salah satu kelebihan dari metode ini adalah dokumentasi yang jelas sebagaimana metode waterfall, Menggunakan prototipe sebagai mekanisme pengurangan resiko dan pada setiap keadaan di dalam evolusi produk. dan Tetap mengikuti langkah-langkah dalam siklus kehidupan klasik dan memasukkannya ke dalam kerangka kerja iteratif.

sdlc

Intacs Dynamics – Pengembang Konsep Dynamics ERP Pertama di Indonesia

Konsep Dynamics Intacs dikembangkan menggunakan metode spiral yang merupakan gabungan dari metode waterfall dan prototype. Dengan metode ini maka pengembang dan pemakai dapat lebih mudah memahami dan bereaksi terhadap resiko di setiap tingkat evolusi karena perangkat lunak terus bekerja selama proses tersebut. Kelebihan Intacs Dynamics dengan kemampuan zero codingnya membuat aplikasi ERP Ini mampu bertahan terhadap perubahan, dan terus dapat disesuaikan.
Intacs Spiral Method
Bagan diatas menampilkan bagaimana sebuah perangkat lunak dibangun dengan metode Spiral dan konsep dynamics. sehingga user bisa dengan mudah mengembangkan perangkat lunaknya sendiri tanpa ketergantungan dengan vendor aplikasi atau programmer. Tujuan dan resiko bisa di kembalikan dan diskusikan secara internal tanpa kebutuhan pihak ketiga.
Pada Metode Spiral kita mengenal 6 tahapan

  • Customer communication. Aktivitas yang dibutuhkan untuk membangun komunikasi yang efektif antara developer dengan user/customer terutama mengenai kebutuhan dari customer.
  • Planning. Aktivitas perencanaan ini dibutuhkan untuk menentukan sumberdaya, perkiraan waktu pengerjaan, dan informasi lainnya yang dibutuhkan untuk pengembangan software.
  • Analysis risk. Aktivitas analisis resiko ini dijalankan untuk menganalisis baik resiko secara teknikal maupun secara manajerial. Tahap inilah yang mungkin tidak ada pada model proses yang juga menggunakan metode iterasi, tetapi hanya dilakukan pada spiral model.
  • Engineering. Aktivitas yang dibutuhkan untuk membangun 1 atau lebih representasi dari aplikasi secara teknikal.
  • Construction & Release. Aktivitas yang dibutuhkan untuk develop software, testing, instalasi dan penyediaan user / costumer support seperti training penggunaan software serta dokumentasi seperti buku manual penggunaan software.
  • Customer evaluation. Aktivitas yang dibutuhkan untuk mendapatkan feedback dari user / customer berdasarkan evaluasi mereka selama representasi software pada tahap engineering maupun pada implementasi selama instalasi software pada tahap construction and release.

Intacs Dynamics menyediakan keleluasan terhadap customer untuk melakukan penyesuaian dikemudian hari berdasarkan kebutuhannya, baik yang sedag berjalan atau kebutuhan dimasa mendatang.

× Ada yang bisa dibantu ? Chat via WA